Senin, 17 Oktober 2011

Eagle Documenter Movie..


Miris banget liat negara ini.. Maksud hati si pengen muji2 n bangga sm negara..taunya kok jadi agak gemes ya?? Ngalah2in gemesnya saya klo liat Indonesia kalah sama Qatar.

Berikut adalah percakapan antara (sebut saja) Budi dan Petugas Pembuat KTP
B (Budi): "Pak..mau bikin KTP Pak.."
P (Petugas):"Dokumennya mana Dek?" (petugasnya ga mau keliatan tua..dipanggil bapak..balesnya Dek?? :p)
B: "Ini Pak.."
P: "Mana surat rekomendasi RTnya?"
B: "Lho..harus ya Pak?? waduh..gmna nih..di daerah saya gak ada RT"
P: "Meskipun gak ada RT..kan ada wakilnya" (Jreengg.. DUMBFOUNDED)
B: "Maksud saya di lingkungan saya gak ada RT/ RW.. Saya tinggal di daerah abu2 Pak"
P: "Gak mungkin..pasti ada..km urus dulu..nanti baru datang lagi"

Pulanglah si Budi dengan perasaan sedih dan muka kusut bagaikan kolor belum disetrika..

Kasian si Budi..keinginannya untuk diakui negara ini pupus sudah.. Masa dia harus bikin RT?? Masa iya dia harus cari RW juga? gimana??

itu hanya sebagian dari penderitaan dari masyarakat yang tinggal di grey area.. Hal seperti ini terjadi juga untuk pengurusan KK, AKTE, ASKES, dan sebagainya.. Grey Area adalah daerah abu2.. *ya iyalah tan..orok yg br belajar bhasa inggris jg tau..*

hehehe..saya juga kurang mahfum masalah ini..yg saya tau Kec. Beting di Jakarta ini..dulu punya suatu wilayah..tapi kemudian..daerah milik negara ini di-swasta-kan..jadi kayak punyanya swasta gitu deh..orang2 di dalamnya jadi tidak bisa memiliki hak-hak warga negara bagaimana layaknya warga negara...

tidak boleh ada RT RW..karena daerah itu punya swasta.. daerahnya begitu kumuh..kurang perhatian..tidak ada tanda-tanda layak disana.. beruntunglah orang baik bernama Ricardo memberi perhatian lebih pada daerah ini. dia membantu masyarakat Beting agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik..agar bisa membuat KTP..dan sebagainya. Ricardo ini yang harusnya duduk di kursi menteri.. Mumpung ada reshuffle..harusnya Ricardo aja yang duduk di kursi Menteri. dia lebih mengerti masyarakat dan lebih memahami masyarakat.. Orang2 seperti Ricardo inilah yang harus mulai dilestarikan.. Gak cuman komodo yg harus di-vote via sms.. menteri2 itu juga harusnya dikembalikan kepada warga negara untuk memilih..

Saat kita melihat lebih jauh negara ini..menelisik lebih dalam.. sedih..deh liatnya.. orang2 yang berkuasa pada ribut cari kursi..rakyat kecil pada sibuk cari keadilan.. bayangin..cuma buat bikin KTP.. seorang tukang semir sepatu rela bayar 500 ribu untuk nembak dapetin KTP (gak hanya calon pacar aja ternyata yg ditembak).. uang itu dikumpulkan dari hasil nyemir.. dan dengan bahagianya dia bilang "Seneng sekarang Pak..saya sudah punya KTP..Udah jadi warga negara Indonesia".. Beruntung sekali Indonesia masih punya penggemar setia yang bahkan tak sekalipun pernah dilirik.. HMm..kata Ricardo


"KALO NEGARANYA SUDAH SAKIT..KITA INI GAK BOLEH IKUT SAKIT..KITA YANG HARUS MEMULIHKAN.. SAMA-SAMA BERJUANG BIAR ORANG2 BERKUASA ITU MELEK MATANYA"

Yepp Pak Ricardo.. Kami akan berusaha mendengarkan anda..
Ayo guys.. bangkit dan lakukan sebanyak yang kita bisa untuk membantu orang lain.. Pak RIcardo butuh pasukan..

Ay...Ay.. Captain.. :)


*Nb: harusnya acara film dokumenter seperti ini diperbanyak di TV..bukan sinetron yg anaknya pada ketuker.. tuh kan??negara ini udah semrawut..liat deh..anak sebanyak itu kok bisa pada ketuker..perawatnya pada tidur kali waktu di rumah sakit.. :p

2 komentar:

  1. nasib warga pinggiran, kasihan... petinggi2 kita pada ribut ngurusin masalahnya sendiri, dan rakyatpun terbengkalai...

    `Dukung saya juga jadi menteri :D

    BalasHapus
  2. coba liat negeri ini dari alamnya..dari gunung semeru, rinjani, pantai , dan semua alam. yang kata orang,. itu disebut daerah pelosok..

    maka kamu akan menemukan sebuah harmoni....:D

    dan mungkin angin berkata, bahwa kita bahagia bersyukur tinggal di Indonesia di daerah desa

    BalasHapus

Forward pesan whatsapp yg berharga untuk saya

Beberapa waktu lalu di grup chat keren saya,ada tulisan yg menggugah hati. Tak pantas rasanya kalau tak saya bagi. Monggo kawan2.. Silahkan ...